Senin, 17 Jan 2022
  • Kolaborasi Mitra Guru dengan Mitra Nagari

Transformasi Digital dalam Pembelajaran

Transformasi Digital dalam Pembelajaran

Transformasi Digital dalam Pembelajaran Aktif Era New Normal

Tugas utama guru sebagai pengajar yakni memberitahu atau menyampaikan materi pembelajaran. Sejak adanya kehidupan, guru telah melaksanakan pembelajaran. Perkem-bangan teknologi mengubah peran guru dari pengajar menjadi fasilitator yang bertugas memberikan kemudahan belajar. Sebagai pengajar, guru harus memiliki tujuan yang jelas, membuat keputusan secara rasional agar peserta didik memahami ketrampilan yang dituntut oleh pembelajaran. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan guru dalam pembelajaran, antara lain:

  1. Membuat ilustrasi: pada dasarnya ilustrasi menghubungkansesuatu yang sedang dipelajari peserta didik dengan sesuatu yang telah diketahuinya, dan pada waktu yang samamemberikan tambahan pengalaman kepada mereka.
  2. Mendefinisikan: meletakkan sesuatu yang dipelajari secara jelas dan sederhana, dengan menggunakan latihan danpengalaman serta pengertian yang dimiliki oleh pesertadidik.
  3. Menganalisis: membahas masalah yang telah dipelajari bagian demi bagian, sebagaimana orang mengatakan: ”cuts the learning into chewable bites”
  4. Mensintesis: mengembalikan bagian-bagian yang telahdibahas ke dalam suatu konsep yang utuh sehingga memiliki arti, hubungan antara bagian yang satu denganyang lain nampak jelas, dan setiap masalah itu tetap berhubungan dengan keseluruhan yang lebih besar.
  5. Bertanya: mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berartidan tajam agar apa yang dipelajari menjadi lebih jelas.
  6. Merespon: menanggapi pertanyaan peserta didik.
  7. Mendengarkan: memahami peserta didik, dan berusahamenyederhanakan setiap masalah.
  8. Menciptakan kepercayaan: peserta didik akan memberikankepercayaan terhadap keberhasilan guru dalam pembelajaran dan pembentukan kompetensi dasar.
  9. Memberikan pandangan yang bervariasi: melihat bahanyang dipelajari dari berbagai sudut pandang, dan melihatmasalah dalam kombinasi yang bervariasi
  10. Menyediakan media untuk mengkaji materi standar:memberikan pengalaman yang bervariasi melalui mediapembelajaran, dan sumber belajar yang berhubungandengan materi standar.
  11. Menyesuaikan metode pembelajaran: menyesuaikan metodepembelajaran dengan kemampuan dan tingkat perkem-bangan peserta didik serta menghubungkan materi barudengan sesuatu yang telah dipelajari.
  12. Memberikan nada perasaan: membuat pembelajaranmenjadi lebih bermakna, dan hidup melalui antusias dansemangat. Sebagai pengajar, guru harus memiliki tujuanyang jelas, membuat keputusan secara rasional agar pesertadidik memahami ketrampilan yang dituntut dalam pem-belajaran
Maka perlu juga dibina hubungan antara guru dan peserta didik agar guru mengetahui apa yang dirasakan oleh peserta didiknya, baik itu di sekolah maupun di luar sekolah. Maka dapat disimpulkan guru sebagai pengajar adalah guru yang hanya mengajar peserta didiknya secara kognitif. Dia lebih memfokuskan peserta didik pada sebuah pengetahuan yang diajarkan
Dapat kita simpulkan bahwa transformasi digital pendidikan Indonesia adalah proses perubahan pola pikir manusia dalam melakukan transfer pengetahuan dengan bantuan teknologi canggih yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 45
KELUAR